PUISI: 5 Detik dari Musim Panas


 5 Detik dari Musim Panas

Magnolia Putih


Jam dinding terus bergerak

Mega mendung yang berarak

Harapan sirna, pecah berserak

Hanya 5 detik lagi tapi suaraku telah serak

Inginku di nabastala terhentak


Rumah ini telah rusak tapi aku tak bisa berbuat apa-apa

Sebuah hubungan yang rapuh didasari dusta

Kini berserakan dan tak dapat dipulihkan kembali

Terurainya sebuah kepercayaan karena diterjang kebohongan berkali-kali

Tolong berhenti sakiti dan coba cintai lagi

Sedikit lagi hanya 5 detik menuju musim panas


Tajam seperti pisau, menebasnya mengubahkan menjadi butiran kelam

Kaca yang pecah seperti masa lalu, kini tinggal ingatan yang menghitam

Tinggal 5 detik lagi tapi semua perjuangan telah tenggelam


Dinding-dinding rumah runtuh satu persatu

Hari-hari menjadi tanpa harapan dan kelabu

Debu-debu berterbangan terbawa serayu senja yang sendu

Kini aku tahu betapa rapuhnya tempat yang aku sebut keluarga itu


Komentar

Postingan Populer