PUISI: Tak Berujung (Sebuah Puisi Persembahan untuk Ibu)
Tak Berujung
Dibawah guguran kelopak bunga
Tak bisa kubedakan kecantikan keduanya
Antara engkau atau sang bunga
Ibu, kata paling indah yang pernah aku ucapkan
Ibu, hal paling cantik yang pernah ada dalam kenangan
Ibu, mengapa dengan memanggil namamu hatiku sakit?
Kau telah memeberikan semuanya
Lalu apa yang bisa kupersembahkan
Untuk memekarkan bunga
Berapa banyak air yang tumpah dari matamu
Meski aku tak ingat gambar pertamamu
Cukup potret terakhirmu dalam ingatanku
Aku ingat di setiap jalanku
Ibu, kenapa air matamu jatuh seperti itu?
Orang paling cantik lebih dari apapun, karena kau ibuku
Semua ini tak berujung
Tak ada akhir dari kisah kasuh ibu
Karena kau pupuk aku
Biarkan aku menjadi jalan berbungamu
Tak berujung dan tak akan memiliki ujung
Bahkan hingga ke penghujung
Tak aka nada akhir walaupun diakhiri
Cerita cinta ibu tak akan terkikis waktu
Komentar
Posting Komentar